Archive for January, 2007

Thursday, January 25th, 2007

kadang janji manis memang begitu gampang dikatakan

hanya untuk sekedar menenangkan hati atau menyenangkan orang lain

tapi saat semua harus ditepati akan ada yang harus dikorbankan atau mengorbankan

apa selamanya janji harus ditepati?

bahkan ketika pengorbanan terlalu besar untuk sebuah janji.

entahlah tapi sebgai orang yang gentle mang sepantasnya g nepatin janji yang g buat

karena itu juga masalah komitmen g en kesombongan g

janji seperti kata semu tak berujung………….

ada satu pemikiran kolopemikiranku yang kolot

Sunday, January 14th, 2007

g da satu pemikiran kolot…..

g pikir pacaran itu ga harus ml….

ga haruskan menunjukan segala sesuatu dengan ranjang

kenapa semua rasa sayang harus ditunjukan dengan ranjang

perhatian, pengertian dan ketulusan

bukannya itu yang paling penting

ketika masalah ranjang ga terpenuhi apa bisa dijadikan alasan berpisah

mencintai itu bukan cuma fisikkan

ga boong sech kebutuhan biologis itu ada

tapi ketika itu ga bisa dipenuhi apa harus jadi alasan berpisah

bagaimana tenang komitmen untuk mendampingi dalam suka dan duka

g rasa itu yang paling penting

perhatian kecil dan canda yang buat kita tersenyum itu yang membuat kita lebih bisa bertahan denga pasangan ketimbang masalah ranjangkan.

rasa sayang itu malah menghilang ketika masalah ranjang jadi pokok utama.

sebenarnya komitmen macam apa yang kita jalani dari awal sech

cuma masalah ranjang?

terus pasangan kita apa bedanya ma pelacur yang memenuhi itu

tapi kalo masalah sayang hal itu ga terlalu penting kan bahkan jadi no kesekian nantinya.

tapi itu hanya pemikiranku saja

Sunday, January 14th, 2007

anehnya cinta menyentuh kita….

g pikir setelah dia pergi bakal butuh waktu lama g merasa sayang lagi

bakal butuh waktu lama mengobati hati ini

semua rasa kecewa yang dalam atas penghianatannya

tapi ternyata kehadiran sosok baru yang ga g duga merubah semua

sempat butuh waktu mikirin semua ini

pelarian

or

kesepian

tapi kayanya ga

g sayang g pengen dia senang

g pengen ngedampingin dia

mungkin ga sebergetar yang lalu

lebih lembut dan tenag perasaan g saat ma dia

tapi g bisa tau g sayang

salah ga sech

terlalu cepat

or telalu lambat ya

jenuh

Monday, January 8th, 2007

“Jenuh”
Kata yang selalu terlontar saat seseorang terlalu lama menjalani sesuatu. Kata yang terlontar saat sebuah hubungan terasa patut untuk diakhiri. Aku yakin rasa itu akan datang pada waktu tertentu.
Kadang saat semua telah terlalu terbiasa dan begitu biasa rasa itu tak dapat dihindari untuk selalu hadir membayangi kebersamaan yang ada. Kebersamaan yang tadinya indah menjadi begitu menjemukan. Kata kata yang tadinya menjadi cerita menyenangkan jadi menghilang entah kemana. Kebisuanpun menjadi makanan harian yang semakin menambah kejemuan. Bila biasanya bicara berjam – jam tanpa kehilangan kata sekarang kebisuan menjadi bagian yang tak terhindarkan. Sikap yang tadinya mengungkapkan rasa menjadi hal biasa yang tak lagi terpedulikan. Kepekaan yang tadinya selalu terasapun menajdi hilang entah lari kemana. Getaran yang dulu begitu mempesona hanya menjadi sekedar rasa biasa yang semakin melemah untuk dirasakan. Semua menjadi biasa karena terlalu terbiasa dan mungkin menjadi terlalu membosankan untuk dijalani. Kesetiaanpun semakin rapuh untuk dianggap penting.
Namun patutkah setiap kali kita merasa jenuh kita pergi mencari sosok baru untuk membagi cerita lama. Patutkah sebuah hubungan diakhiri karena rasa jenuh yang diiringi dengan berbagai embel – embel alasan yang sebenarnya hanya mencoba memperkuat sebuah kata “pisah”. Pernahkah terpikir tentang masa lalu yang terlalu indah untuk dilupakan hanya untuk hasrat sesaat. Pernahkah terpikir tentang rasa sakit yang mungkin mengiringi saat perpisahan terjadi atau mungkin rasa penyesalan yang mungkin nanti menghantui. Mungkin saat semua terlalu menjenuhkan pikiran itu terlalu jauh dari benak….. ego sesaat selalu terasa lebih indah untuk dijalani.
Tapi kupikir saat itulah kebesaran hati dan rasa cinta duji. Kupikir saat itulah pembuktian teruji dengan akurat. Hanya saja mungkin tak banyak orang mampu melewati test yang satu ini. Karena test ini tak ada tantangannya mungkin akan lebih menantang menaklukan hati seseorang. Dan sesuatu yang tak menantang hanya menambah kejenuhan yang sudah semakin menenggelamkan rasa yang ada.
Mungkin kata cinta abadi itu tak pernah ada dan tak patut ada. Karena manusia selalu begitu egois untuk mempertahankan sesuatu yang sudah menjadi miliknya. Karena manusia selalu terlalu serakah untuk bisa memiliki apa yang bukan miliknya. Karena manusia terlalu malas untuk memperbaiki sesuatu saat dia bisa mendapatkan yang baru dan mungkin yang lebih baik dimatanya.
Mungkin hanya orang bodoh seperti aku yang begitu mempercayai bahwa betapa pentingnya kata cinta untuk dapat dipertahankan. Mungkin karena aku terlalu banyak mempercayai doktrin cinta yang ku baca dari buku buku saat ku kecil. Aku masih ingat jelas hal hal yang kuanggap penting itu
Cinta membebaskan. Cinta rendah hati. Cinta memaafkan. Cinta selalu mengerti. Cinta selalu setia. Cinta tak harus bersama. Cinta tak harus memiliki. Cinta membahagiakan. Cinta melindungi. Cinta mendampingi. Dan cinta memberi.
Bahkan saat ku pikir semua terlalu menyakitkan aku masih tetap mempercayai doktrin itu aku masih tetap mencoba bertahan demi doktrin itu.
Kadang aku berpikir kenapa harus menyetiakan hati pada orang yang tak setia, kenapa harus mengerti saat semua terlalu menyakitakn untuk dimengerti, mengapa harus memaafkan pada saat kesalahannya terlalu fatal, kenapa harus membebaskan saat kita bisa mengikat. Tapi tetap saja aku melakukan semua yang tertulis di doktrin itu karena aku lebih mempercayai semua kalimat itu ketimbang amarah dan egoku yang selalu menentangku untuk menjalaninya. Dan tetap saja aku kehilanganmu yang selalu kucinta. Bodohnya aku dan kurasa aku tak keberatan menjadi orang bodoh. Karena saat kejenuhan membayangiku aku terlalu bodoh untuk mencari orang lain selainmu jadi aku tetap selalu disisimu.

9 jan 07

Monday, January 8th, 2007

Entah sosok macam apa yang sedang ku cari….. Entah rasa macam apa yang sedang kurasa……. Mungkin aku mencari……… Entahlah aku juga bingung…… Yang dapat ku ingat dan pikirkan hanya perlakuanmu padaku……. Kau yang memandang keseriusanku dengan ketidakpedulian….. Kau yang memandang kepolosan sebagai kebodohan……. Kau yang memandang kesetiaan hanya sesaat lalu menjenuhkan…. Kau yang selalu menjagaku lalu melukaiku……. Kau yang selalu menjadi tong sampahku lalu melempar semua sampah itu kewajahku….. Kau yang paling kucintai dalam hidupku……. Kau yang selalu kuanggap malaikat kecilku…….. Dan kau lah polarisku…….. Tapi sekarang ku sendiri…….. Dan tak terasa waktu menjauhkanku dari kenanganmu….. Kenangan yang kuharap bisa kusimpan namun selalu melukaiku….. Bodohnya rasa ini begitu tak jelas…….. Aku menginginkanmu tapi…….. Terlalu banyak kata tapi didiriku untukmu…….. Maafkan aku begitu tak jelas…….

hubungan……..?

Monday, January 1st, 2007

ngurus diri sendiri aja kadang2 ribet……

palagi harus ngurusin orang

punya hubungan sama aja nambah masalah iya ga sech

tapi kadang ga gitu juga…

kadang da orang yang membuat kita merasa siap menjalani hubungan

dengan segala embel embel resikonya yang begitu rumit

orang yang akan membuat kita tersenyum saat semua menjemukan

dan saat keadaan jadi kacau…….

semua memang ga sempurna

semua memang menyedihkan

tapi bersamanya kita akan merasa begitu bahagia

aku masih ingat

Monday, January 1st, 2007

aku masih ingat tanggal 14 yang selalu jadi hari spesial kita

aku masih ingat tanggal 17 saat pertama kita saling menyentuh

aku masih ingat tanggal 13 saat kita menginjak dunia bersama

aku masih ingat semua tentang hari indah kita

tentang hari kelam kita

tentang hujan yang mengiringi persetubuhan kita

tentang bintang yang menemani malam kita

aku masih ingat semua dengan jelas

walau aku tau kamu telah melupakanya