Archive for July, 2007

Permohonan ku malam ini

Tuesday, July 31st, 2007

Malam telah tiba dan kesunyian mendekap erat…

Kupejamkan mata membiarkan kesunyian menemaniku malam ini…

Ku baca ayat ayat Mu menegarkan hati yang merapuh…

Bersimpuhku disujudku padaMu memohon tanpa daya…

Kaulah Sang Penguasa dan Penjaga hati…

Kau yang Maha Mengetahui dan Maha Benar…

Kuatkan hambaMu ini melewati malam yang sunyi dan kelam..

Menyusuri siang yang terik dan melelahkan…

Bercermin dari tunisia

Tuesday, July 31st, 2007

Alquran membatasi poligami dalam konteks yang spesifik,dimana pria diperbolehkan menikahi janda atau anak perempuan yatim piatu, tetapi itu berlaku dimasa perang, dimana  kebanyakan pria muslim terbunuh.

"itu adalah kebiasaan, bukan kepercayaan bagi interpretasi patriarki semacam ini dalam islam"

kata omran.

"mengikuti Alquran dan sunah, maka tradisi Nabi Muhammad SAW adalah memmbuat orang lebih menghargai wanita bukan sebaliknya"

Bila di pakistan seorang kaka laki - laki yang membunuh saudara perempuannya bisa bebas dari hukuman jika ayahnya memaafkannya. Di palestina seorang wanita yang diperkosa tidak bisa menuntut pemerkosannya ia justru harus menikahi pemerkosanya untuk melindungi kehormatan keluarga. Di iran wanita dihukum mati bila melakukan perzinahan sedang pria boleh melakukan kawin kontrak jika mereka ingin mendapat seks lebih diluar nikah. Tetapi tidak di tunisia pada pasal 207 hukum pidana disebutkan

" tidak ada keringanan bagi kejahatan terhadap kehormatan "

Tunisia merupakan satu - satunya negara arab yang melegalkan aborsi dengan usia kandunga dibawah 3 bulan tanpa perlu izin suami. Bahkan seorang istri yang bercerai tidak perlu mengandalkan suami atau menguatirkan finansial karena pemerintah memberikan dana khusus untuk wanita bercerai. Wanita di tunisiapun dapat menurunkan kewarganegaraannya kepada anaknya (  tidak seperti kebanyakan negara dimana  kewarganegaraan diturunkan oleh ayah )

Dalam islam sebernarnya kesetaraan gender sangat diagungkan, tidak ada istilah patriarki atau tingkat pertama dan kedua.

"tiap orang adalah sama dimata Allah yang membuat dia berbeda adalah taraf keimanannya"

Bila dalam Alquran saja Allah memberikan kesetaraan bagaimana mungkin kita hambanya menghapuskan kesetaraan dengan hukum hukum yang kita buat. Ketika seseorang hanya memetik sepenggal kata dari kalimat maka maksud yang ada tak akan tersampaikan. Ayat dalam Alquran saling berkaitan tak bisa dipotong2 apalagi bila potongan itu kita gunakan hanya untuk kepentingan golongan saja

seperti yang pernah dikatakan seseorang ayat Alquran adalah ayat terhebat dengan syair terindah dan makna terdalam. bila orang ingin menggunakannya untuk kebaikan maka bisa dan bila orang ingin menggunakannya untuk kejahatan maka lebih bisa.

Allah tidak menciptakan apapun dengan sia - sia tidak juga seorang wanita maka sungguh menyedihkan orang yang menyia - nyiakannya.

Dalam beberapa kalimat tersirat di Alquran ada beberapa makna kecil yang penting dipahami bahwa ketika kita mengkaji Alquran dengan akal yang telah diberikan Allah sebagai kelebihan kita maka kita akan memahaminya dalam kebaikan tapi bila kita mengkajinya dengan nafsu  yang sering kali mengusai kita maka tak ada hasil selain keburukan..

tulisan ini cuma sedikit menyentil patriarki yang ada di sekitar kita. yang menipiskan rasa hormat kaum wanita akan sosok pria yang sepatutnya melindungi, menghormati dan membimbing wanitanya.

BELAJAR DARI BAMBU

Tuesday, July 31st, 2007

Beberapa saat lalu aku memandangi sebuah pohon besar didepan kantorku. Dan aku mulai berpikir makna sebuah pohon. Batang – batangnya yang saling membelakangi dan bertentangan menyeimbangkan keberadaannya. Coba aja semua batangnya tumbuh dikanan pasti pohon itu bakal patah kekanan dan sebaliknya jika kekiri.begitu juga dengan daun – daunnya tidak hanya 1 sisi saja yang ditumbuhi. Bila kita memperhatikan lebih lama kalo ada pucuk baru disisi kanan maka tak lama kemudian pucuk kiri mengalami hal yang sama begitu juga saat daun itu berguguran.bila disisi kiri batangnya lebih banyak maka kanan memiliki daun lebih lebat. Namun begitu batang – batang dan daun - daun itu tumbuh dan hidup dari akar yang sama.
Perbedaan pertumbuhan batang dan daun pada sebuah pohon memiliki harmonisasi yang luar biasa. Mungkin seperti itulah kerjasama bagian – bagian pada pohon saling menyeimbangkan saling melengkapi namun mempunyai tujuan yang sama. Aku menyukai pohon bambu.
Pohon yang tidak besar dan tidak pula terlampau kecil. Pohon yang menurutku sangat luar biasa dipenampilannya yang sama sekali tidak menarik hati.
Ketika pohon bambu diterjang oleh angin bahkan badai sekalipun bambu mempunyai kemampuan bertahan yang sangat luar biasa. Semakin besar angin yang menghantamnya kesatu arah semakin kuat dia menghantam kearah yang berlawanan. Bambu memiliki elastisitas batang yang luar biasa. hingga sangat mungkin ujung pucuk teratasnya menyentuh tanah saat ditekan oleh kekuatan yang besar. Namun seperti karet ia akan kembali kebentuk semula saat tekanan itu menghilang atau melemah.
Dengan ukurannya yang tidak telalu besar pohon bambu sangat sering digoyahkan oleh angin namun begitu bambu tetap dapat kembali dan bertahan. Berbeda mungkin dengan beringin yang sangat besar angin tidak dapat dengan mudah menggoyahkannya. Namun dalam segi bertahan bambu mempunyai kapasitas pertahanan yang lebih besar dengan elastistasnya ketimbang beringin.
Mungkin kalo dapat direfleksikan kedalam kehidupan aku membayangkan elastisitas bambu sebagai kesabaran dan kecerdikan, bambu tau kalo dia memberontak kepada angin maka dengan sangat mudah dia terpatahkan tapi kalo dia membiarkan tekanan angin lalu memakai tekanan itu untuk membalas angin maka dia akan lebih mampu untuk bertahan. Bambu berusaha menetralisir tekanan yang dia terima dengan elastisitas yang ada. Itu yang membuat dia mampu bertahan dalam tekanan besar sekalipun. Namun bukan berarti diam saja. Bambu memiliki kekerasan hati yang besar semakin kuat tekanan dia terima semakin besar pertahanan dan balasan yang dia berikan. Mungkin bambu sangat keras kepala untuk mempertahankan keutuhan dirinya. Namun begitu bambu sangat suka tumbuh berkelompok. Sepertinya dia sangat kesepian bila hidup sendirian.
Tuhan mengajarkan kita untuk membaca. Bukan hanya dengan lidah tapi dengan pikiran dengan hati pula bukan hanya yang tertulis tapi juga apa yang tak tertulis. KitabNya adalah apa yang tertulis dan bumi ini adalah apa yang tak tertulis. Jadi bacalah

arti ikhlas dari seseorang yang melintas

Friday, July 13th, 2007

loving without hoping….

seseorang mengatakan pada ku itu adalah ikhlas…

bentuk cinta terindah yang bisa diberikan seseorang kepada orang lain…

tapi apa kita bisa hidup tanpa harapan ….

padahal harapan yang membuat kita bisa bertahan dalam pertempuran hidup yang melelahkan ini….

dia mentertawakan ku saat itu….

menyuruhku memejamkan mata dan membayangkan orang yang kusayangi…

lalu beberapa saat kemudian dia bertanya apa yang kubayangkan dan kurasakan…

aku membayangkan senyum, tawa, canda, dan tangisnya…

aku merasa begitu bahagia saat kulihat dia tersenyum walau hanya dalam bayangan….

aku merasa begitu merana dan bersalah saat dia menangis walau itu tak nyata…

lalu dia bilank itu jawabannya…

saat kita memikirkan pasangan kita hanya sedikit yang kita pikirkan tentang diri kita

karena sebagian besar diri kita sudah kita serahkan untuknya

senyumnya menjadi bagian dari kebahagiaan kita

tangisnya menjadi bagian dari kesedihan kita

ketika kita mulai merasa bahwa tak ada yang sia - sia untuk membuat 1 senyuman saja di bibirnya

maka itulah ikhlas

karena kita tak berharap untuk diri kita sendiri tapi untuk dirinya

menjadikan dia bagian diri kita dan kita bagian dari dirinya

berbahagia atas senyumnya walau dia tak bersama kita

dan bersedih ketika dia disamping kita namun kita tak bisa membuat dia tersenyum

itu ikhlas….