Alquran membatasi poligami dalam konteks yang spesifik,dimana pria diperbolehkan menikahi janda atau anak perempuan yatim piatu, tetapi itu berlaku dimasa perang, dimana kebanyakan pria muslim terbunuh.
"itu adalah kebiasaan, bukan kepercayaan bagi interpretasi patriarki semacam ini dalam islam"
kata omran.
"mengikuti Alquran dan sunah, maka tradisi Nabi Muhammad SAW adalah memmbuat orang lebih menghargai wanita bukan sebaliknya"
Bila di pakistan seorang kaka laki - laki yang membunuh saudara perempuannya bisa bebas dari hukuman jika ayahnya memaafkannya. Di palestina seorang wanita yang diperkosa tidak bisa menuntut pemerkosannya ia justru harus menikahi pemerkosanya untuk melindungi kehormatan keluarga. Di iran wanita dihukum mati bila melakukan perzinahan sedang pria boleh melakukan kawin kontrak jika mereka ingin mendapat seks lebih diluar nikah. Tetapi tidak di tunisia pada pasal 207 hukum pidana disebutkan
" tidak ada keringanan bagi kejahatan terhadap kehormatan "
Tunisia merupakan satu - satunya negara arab yang melegalkan aborsi dengan usia kandunga dibawah 3 bulan tanpa perlu izin suami. Bahkan seorang istri yang bercerai tidak perlu mengandalkan suami atau menguatirkan finansial karena pemerintah memberikan dana khusus untuk wanita bercerai. Wanita di tunisiapun dapat menurunkan kewarganegaraannya kepada anaknya ( tidak seperti kebanyakan negara dimana kewarganegaraan diturunkan oleh ayah )
Dalam islam sebernarnya kesetaraan gender sangat diagungkan, tidak ada istilah patriarki atau tingkat pertama dan kedua.
"tiap orang adalah sama dimata Allah yang membuat dia berbeda adalah taraf keimanannya"
Bila dalam Alquran saja Allah memberikan kesetaraan bagaimana mungkin kita hambanya menghapuskan kesetaraan dengan hukum hukum yang kita buat. Ketika seseorang hanya memetik sepenggal kata dari kalimat maka maksud yang ada tak akan tersampaikan. Ayat dalam Alquran saling berkaitan tak bisa dipotong2 apalagi bila potongan itu kita gunakan hanya untuk kepentingan golongan saja
seperti yang pernah dikatakan seseorang ayat Alquran adalah ayat terhebat dengan syair terindah dan makna terdalam. bila orang ingin menggunakannya untuk kebaikan maka bisa dan bila orang ingin menggunakannya untuk kejahatan maka lebih bisa.
Allah tidak menciptakan apapun dengan sia - sia tidak juga seorang wanita maka sungguh menyedihkan orang yang menyia - nyiakannya.
Dalam beberapa kalimat tersirat di Alquran ada beberapa makna kecil yang penting dipahami bahwa ketika kita mengkaji Alquran dengan akal yang telah diberikan Allah sebagai kelebihan kita maka kita akan memahaminya dalam kebaikan tapi bila kita mengkajinya dengan nafsu yang sering kali mengusai kita maka tak ada hasil selain keburukan..
tulisan ini cuma sedikit menyentil patriarki yang ada di sekitar kita. yang menipiskan rasa hormat kaum wanita akan sosok pria yang sepatutnya melindungi, menghormati dan membimbing wanitanya.